Tampilkan postingan dengan label kusen pintu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kusen pintu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Juli 2010

Tips & Trik: 14 Langkah Menata Desain Interior Rumah Minimalis

 
1. Gunakan ornamen interior yang menggunakan bentuk geometris sederhana, tidak berlebihan, berbentuk garis-garis vertikal dan horisontal tanpa profil. Beberapa ornamen dari batu alam ekspos bisa diaplikasikan sebagai upaya mempercantik rumah minimalis Anda.



2. Pemilihan cat interior ruangan, sebaiknya menggunakan warna-warna cerah minimalis. Berilah aksen dengan menggunakan permainan dua warna yang sengaja ‘ditabrakkan’ untuk menghapus kesan monoton.



3. Kusen pintu dan jendela, sebaiknya menggunakan kayu warna gelap tanpa profil. Akan lebih baik lagi jika memakai kusen alumunium karena lebih presisi.



4. Jika Anda menggunakan railing tangga dan teralis, pilihlah yang ber-motif sederhana tanpa ornamen ‘berat’ seperti motif bunga-bunga/suluran. Perpaduan garis-garis horisontal dan vertikal pada railing, adalah sebuah salah satu ciri interior rumah minimalis.



5. Pilihlah penutup jendela dengan tipe roller, basic blind baik vertikal atau horisontal



6. Lampu penerangan bisa menggunakan model down light, lampu sembunyi, maupun lampu gantung berbentuk bulat, kotak, ataupun prisma.



7. Penggunaan furniture seperti meja dan kursi dipilih model yang simpel dan finishingnya memakai warna cokelat gelap dan dan aksen warna hitam. Pilihan meja bisa menggunakan meja berbahan kaca untuk menciptakan kesan ringan pada rumah minimlis anda.



8. Untuk sofa, gunakan model sofa berbentuk kotak sederhana tanpa terlalu banyak aksen. Plihan warna sofa bisa menggunakan warna gelap atau warna terang yang dikombinasi warna gelap. Untuk bantal sofa sebaiknya memakai warna senada dengan sofa.



9. Selanjutnya untuk tempat tidur bisa menggunakan dipan lurus seperti pada furniture gaya jepang. Bed cover, sarung bantal dan sprei menggunakan corak sederhana, dan kombinasi warna dibatasi 2 warna tanpa motif.



10.Jika Anda menggunakan karpet lantai, pilih karpet dengan warna solid tanpa motif.



11.Hindari kesan ‘penuh’ pada ruangan dengan membatasi jumlah perabot secukupnya saja. Jika Anda menyukai lukisan, pilihlah lukian dengan komposisi warna sederhana dengan frame kotak, tanpa profil apalagi ukiran.



12.Pilihan aksesoris interior sebaiknya dipilih bentuk patung berbentuk unik, gelas kaca artistik, atau tempat lilin. Batasi jumlah aksesori demi menghindari kesan ‘penuh’ seperti poin di atas.



13.Upayakan interior rumah minimalis Anda selalu dalam kondisi ‘bersih’ dengan meletakkan barang-barang yang dirasa akan memenuhi perabot didalam laci atau lemari.



14.Akan lebih baik lagi jika diciptakan nuansa asri pada rumah minimalis Anda dengan membuat sebuah taman mungil dari kombinasi batu alam ekspos, tanaman kecil dan kolam aktif (hh).





http://id.shvoong.com/

Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Kamis, 08 Juli 2010

Tips & Trik: Merawat Kusen Gampang-gampang Susah



Agar tetap awet, semua barang tentu butuh perawatan.? Tak terkecuali dengan kusen pintu maupun jendela rumah. Apalagi, lokasi kusen yang kebanyakan ada di luar ruangan menyebabkan kusen pintu kerap tertimpa panas matahari, debu, dan tampias hujan.

Ridwan Kamil, arsitek PT Urubane Bandung mengatakan, kusen pintu jenis alumunium adalah kusen yang tidak membutuhkan perawatan rutin. Sebab, kusen jenis ini tidak akan berkarat dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, kusen pintu jenis alumunium juga kuat menahan sinar matahari dan siraman air hujan sekaligus.

Makanya, kusen pintu jenis ini hanya butuh perawatan yang minimal, hanya dengan mengelapnya secara rutin. Andan Nadriasta arsitek dari Eramuslim.com menambahkan, untuk membersihkan kusen pintu jenis alumunium cukup menggunakan lap basah.

Setali tiga uang, kusen pintu jenis cor juga tidak membutuhkan perawatan secara khusus. Yang penting adalah, daun pintu atau jendela yang tergantung pada saat pengecoran harus benar-benar kering. Kusen cor hanya membutuhkan perawatan dari pewarnaan saja. "Kalau cat nya pudar, ya? tinggal cat ulang lagi," paparnya.

Meski begitu, Andan menganjurkan agar kusen cor tak kena benturan keras yang dapat merusaknya. "Sebab memperbaiki kusen cor cukup sulit," katanya.

Muty Linggawaty, arsitek PT Bumi Karya Persada menyarankan, kusen alumunium sebaiknya jangan sampai terkena benturan apapun agar tak merusak bentuknya. Begitu juga dengan kusen berbahan UPVC alias plastik. "Jangan terkena benturan agar tidak pecah," katanya.
Ini tentu berbeda dengan kusen pintu jenis kayu, Muty menyarankan, sebelum dipasang, kayu tersebut harus berlapis antirayap. Selain itu, kayu juga harus di-coating alias diberi lapisan tahan jamur. Kalau warna kayunya mulai kusam, maka tinggal dilakukan pengecatan ulang. Tapi cat yang digunakan bukan sembarangan cat. Pilihlah cat kayu yang tahan terhadap segala cuaca.

Menurut Muty, perawatan kusen kayu sejatinya tergantung dari jenis kayu. Ada dua jenis kayu yang biasa digunakan di rumah. Untuk kelas atas, kayu kamper Samarinda dan kayu jati bisa menjadi pilihan. Di pasar kelas bawah? ada kayu kamper Medan, Kamper Singkil, Meranti.

Agar tidak merusak inti kayu kelas atas, Anda sebaiknya menggunakan cat duco yang tahan lama. Setelah kusen terpasang, jangan lupa membubuhkan lapisan anti rayap.
Sedangkan perawatan untuk kusen berbahan kayu kelas bawah lebih sulit karena minimal memerlukan pelitur. Pengecekan rutin juga harus dilakukan untuk mencari retak yang terjadi di kayu. Jika retak, Anda bisa menambalnya dengan dempul.




http://kontan-harian.com/
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis