Minggu, 03 Oktober 2010

Getar-Getar Pikiran Positif dan Negatif

Semua suasana hati yang Anda rasakan, baik yang positif atau negative, pasti akan memancarkan atau mengirimkan getaran yang sama jenisnya. Jika sekarang Anda membuka Orang sering menggunakan kata ‘getaran’ untuk menggambarkan suasana hati atau perasaan yang timbul ketika menemui seseorang atau menyaksikan suatu peristiwa. Sebagai contoh, Anda sering merasakan getaran positif saat berada di dekat orang tertentu. Sebaliknya, tak jarang Anda merasakan adanya getaran yang negatif jika Anda berjalan melintasi kawasan tertentu. Dalam kasus-kasus seperti itu kata getaran digunakan untuk menjelaskan perasaan atau suasana hati atau perasaan Anda.

Di jagad raya yang dipenuhi getaran ini hanya ada dua jenis getaran, yakni positif (+) dan negative (-). kamus lalu memilih kata yang menggambarkan perasaan Anda, pasti Anda dapat memasukkan kata-kata itu ke dalam salah satu kategori di atas. Masing-masing kata itu akan menerangkan sebuah perasaan yang menimbulkan getaran positif atau negative.

Kita semua pasti selalu memancarkan getaran, entah positif atau negative, setiap detik dan setiap waktu. Cobalah Anda pikir dan rasakan efek yang timbul dari pernyataan-pernyataan berikut ini: “Orang itu memancarkan getaran positif,” atau “Daerah ini menimbulkan getaran negative.”

Suasana hati atau perasaan itu selalu ada selama Anda hidup dan sadar. Bahkan pada detik ini juga, suasana hati atau perasaan yang ada di dalam hati Anda pasti memancarkan getaran tertentu, entah posituf atau negative.

Di situlah Anda akan melihat peranan dari Hukum Ketertarikan. Hukum Ketertarikan (energi universal di sekitar Anda yang tunduk pada prinsip-prinsip ilmu fisika) akan merespon setiap getaran yang Anda pancarkan. Bahkan saat ini, detik ini juga, energi universal tersebut sedang menyesuaikan diri dengan getaran yang Anda pancarkan dan melipatgandakan apa pun yang Anda pancarkan, baik itu negative atau positif.

Sebagai contoh, ketika seseorang terbangun pada suatu hari senin pagi dengan perasaan agak kesal atau murung, sesungguhnya dia sedang memancarkan getaran negative. Dan ketika getaran itu dia pancarkan, seketika itu pula Hukum Ketertarikan memberikan reaksinya dengan memberikan lebih banyak getaran yang sama sifat dan jenisnya. (Untuk dicatat: Hukum Ketertarikan selalu menyesuaikan diri dengan getaran Anda---baik itu positif atau negatif).

Lalu, setelah orang itu meninggalkan ranjangnya, terjadilah serenteten kesialan: kakinya tersandung, roti bakarnya hangus, terjebak kemacetan, lalu klien besarnya membatalkan transaksi, dan akhirnya dia hanya bisa menyesali diri, “mestinya pagi tadi saya tak usah bangun pagi.”

Atau pada situasi yang berbeda, ketika seorang wiraniaga sedang kegirangan merayakan keberhasilannya mencapai rekor penjualan yang spektakuler, sesungguhnya dia sedang memancarkan sebuah getaran positif. Tak lama sesudah itu dia akan meraih rekor penjualan yang tak kalah hebatnya. Tak habis-habisnya orang itu memuji dirinya sendiri, “Saya sukses besar!”.

Kedua contoh di atas menunjukka bahwa Hukum Ketertarikan benar-benar bekerja, hukum itu menunjukkan segala sesuatu yang harus terjadi dengan melipatgandakan getaran yang sama, baik positif maupun negatif.

Buku ini akan menunjukkan cara mengenali sifat getaran yang Anda kiimkan, sehingga dengan penuh kesadaran Anda dapat mengambil sikap atau tindakan yang tepat: terus mengirimkan getaran itu ke lingkungan sekitar Anda, atau mengubahnya dengan getaran lain yang ideal. Pada bagian yang membahas masalah Ketertarikan Sadar, akan saya tunjukkan bagaimana cara mengirimkan getaran yang berbeda secara sadar. Anda juga akan mengetahui bagaimana cara mengirimkan getaran secara sadar, agar Anda dapat mengubah hasil yang selama ini Anda terima, sehingga apa yang Anda dapat meningkatkan keinginan-keinginan Anda yang telah berhasil dicapai, sekaligus mengurangi hal-hal yang tak Anda inginkan.

Jumat, 01 Oktober 2010

Rambut Kemaluan, Pentingkah?

Beberapa bagian tubuh kita ditumbuhi oleh rambut, atau yang seringkali kita sebut dengan istilah 'bulu'. Pada bagian-bagian tubuh yang terlihat, rambut bisa berfungsi sebagai mahkota atau untuk keindahan tubuh, selain juga memiliki fungsi-fungsi untuk kesehatan juga. Lantas, bagaimana dengan rambut-rambut yang tumbuh di bagian-bagian tubuh yang tersembunyi alias pribadi? Apakah juga memiliki fungsi khusus?

Kalau Anda perhatikan tubuh Anda, maka di setiap tempat yang 'rawan' dan perlu dilindungi akan ditumbuhi rambut/bulu. Misalnya kepala, yang perlu dijaga agar tak terbentur, pecah, dan sangat rawan di bagian ubun-ubunnya. Sehingga saat masih bayi, rambut paling tebal di bagian tersebut.
Kemudian pada sekitar mata juga ditumbuhi rambut, di bagian atas ada bulu mata agar debu, cairan, atau benda asing tak mudah singgah ke dalam mata.

Ketika belum menggunakan baju, kemungkinan besar seluruh tubuh ditumbuhi rambut yang lebih jarang dan di tempat rawan ditumbuhi rambut yang lebih lebat dan menutupi tempat tersebut. Dengan pertumbuhan manusia, perubahan jaman dan evolusi manusia, maka tersisa yang paling penting yang menjaga bagian-bagian rawan tersebut dengan rambut.

Nah, ilustrasi di atas mungkin bisa memberikan gambaran tentang pentingnya rambut-rambut 'tersembunyi', seperti rambut kemaluan dan rambut ketiak. Fungsi rambut yang menutupi bagian tubuh tersebut adalah untuk menjaga kelembabannya. Karena selain sensitif, pada bagian bawah organ tersebut tersimpan kelenjar yang sangat penting bagi tubuh.

Mungkin pada saat manusia masih belum mengenal pakaian, keberadaan bulu-bulu tersebut sangat dibutuhkan. Namun seiring dengan ditemukannya pakaian sebagai pelindung tubuh, maka fungsi rambut bisa terbantu oleh pakaian tersebut, sehingga tak menjadi masalah atau bahkan dianjurkan untuk memotong (memendekkan) rambut kemaluan ataupun mencabuti rambut di ketiak Anda, untuk alasan kebersihan maupun estetika.

Sebenarnya untuk soal jumlah, tempat tumbuhnya dan bentuk rambut merupakan ciri khas masing-masing manusia, yang tentunya berbeda satu sama lain. Selain sidik jari, banyaknya dan tempat tumbuhnya rambut juga bisa menunjukkan data orang tersebut. Rambut juga merupakan identifikasi dan daya tarik seksual tersendiri bagi pasangan Anda.
(Sumber : KapanLagi.com)

Sejarawan: Gerakan 30 September Tidak Akan Terungkap

Yogyakarta (ANTARA) - Peristiwa Gerakan 30 September 1965 tidak akan pernah terungkap secara utuh karena seluruh tokoh kunci gerakan tersebut sudah meninggal dunia, kata sejarawan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Budiawan.

"Rangkaian kejadiannya memang dapat terlacak, tetapi siapa yang sesungguhnya menjadi dalang gerakan tersebut tidak akan pernah diketahui karena sudah tidak ada tokoh kunci gerakan tersebut yang masih hidup," katanya di Yogyakarta, Kamis.

Selain itu, menurut dia versi-versi sejarah tentang Gerakan 30 September yang diungkapkan para ahli hanya mengungkapkan secara sepotong-sepotong dan sebagian besar tidak melalui metodologi penelitian baku.

"Versi tunggal yang digunakan oleh rezim Orde Baru ternyata juga tidak sepenuhnya benar, cenderung mendramatisasi fakta, bahkan berbagai pihak menganggap versi Soeharto dongeng belaka," katanya.
Selain itu, ia mengatakan diskriminasi yang dialami oleh mantan tahanan politik Orde Baru telah mengakibatkan beban psikologis kepada para mantan tahanan politik tersebut.

"Setelah mereka dibebaskan tidak serta merta mereka mendapatkan kebebasan yang sesungguhnya karena pada kenyataannya mendapat stigma sangat buruk dari kalangan masyarakat," katanya.
Ia mengatakan diskriminasi tersebut tidak hanya datang dari negara dan masyarakat, bahkan para mantan tahanan politik Orde Baru mendapat diskriminasi dari saudara mereka.
"Situasi yang mengondisikan para mantan tahanan politik tersebut menjadi pihak yang serba salah. Orde Baru berperan besar dalam menciptakan diskriminasi tersebut," katanya.

Menurut dia, aparatur negara tidak merasa mendiskriminasikan para mantan tahanan politik karena merasa memiliki payung hukum yang sah untuk menempatkan para mantan tahanan politik sebagai warga yang patut dibedakan.
"Oleh karena itu sampai saat ini para mantan tahanan politik tersebut masih menyimpan trauma dan menanggung beban psikologis yang sangat berat," katanya.

Kamis, 30 September 2010

PENERIMAAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) BADAN NARKOTIKA NASIONAL 2010

PENERIMAAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) BADAN NARKOTIKA NASIONAL 2010
 
BADAN NARKOTIKA NASIONAL
MEMBERI KESEMPATAN BAGI PUTRA-PUTRI WARGA NEGARA INDONESIA
UNTUK MENJADI PEGAWAI NEGERI SIPIL

I. PENDAHULUAN
1. Warga Negara Indonesia;
2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila;
4. Berusia serendah-rendahnya 18 (delapan belas) Tahun dan setinggi-tingginya 35 (tiga puluh lima) Tahun terhitung pada tanggal 31 Desember 2010;
5. Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan dengan Surat Keterangan dari Kepolisian Resort (Polres) setempat;
6. Berwibawa, jujur, adil, dan berkelakuan tidak tercela;
7. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
8. Bersedia menunaikan baktinya minimal 5 (lima) Tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi CPNS;
9. Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat dari pegawai negeri atau swasta;
10. Bersedia mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan oleh Negara apabila yang bersangkutan mengundurkan diri sebelum masa baktinya minimal 5 (lima) Tahun berakhir;
11. Tidak terikat Perjanjian Ikatan Dinas dengan Instansi lain;
12. Terdaftar sebagai pencari kerja di Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) dengan melampirkan Tanda Pencari Kerja (Kartu Kuning);
13. Bersedia melepaskan jabatan atau kedudukannya dari anggota Parpol;
14. Surat Keterangan sehat jasmani dan rohani yang terbaru dari Institusi Kesehatan resmi yang ditandatangani, diregister dan di stempel.

II. PERSYARATAN PENDAFTARAN
Pendaftaran dilaksanakan melalui Pos dengan Stempel Pos di kirimkan kepada Panitia Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Badan Narkotika Nasional Biro Kepegawaian dan Organisasi Settama BNN TA. 2010 Gedung BNN Lt. 7, Jl. MT. Haryono No.11 Cawang – Jakarta Timur 13630.
Persyaratan Kelengkapan Lamaran dibuat dalam 2 (dua) rangkap dan masing-masing harus di Register oleh Pejabat yang berwenang, dengan kelengkapan administrasi yang terdiri dari :
1. Surat Lamaran, dengan ketentuan :
a. Lamaran ditujukan kepada Kepala BNN Up. Biro Kepegawaian & Organisasi Settama BNN di Jakarta;
b. Lamaran ditulis dengan tangan sendiri menggunakan tinta hitam bermaterai Rp. 6.000 (tidak fotocopy);
c. Bentuk lamaran harus sesuai contoh dalam lampiran Surat Pengumuman ini.
2. Daftar Riwayat Hidup;
3. Foto copy akte kelahiran/surat kenal lahir yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;
4. Foto copy ijazah dan transkrip nilai terakhir yang dimiliki dan disahkan oleh pejabat yang berwenang;
5. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polri, yang dikeluarkan minimal oleh Polres setempat sesuai domisili pelamar;
6. Foto copy Surat Keterangan domisili yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) setempat dan Kartu Keluarga (KK) yang disahkan oleh pejabat yang berwenang;
7. Surat Keterangan sehat Jasmani dan Rohani dari Institusi resmi (Puskesmas atau Rumah Sakit);
8. Tanda Pencari Kerja (Kartu Kuning) yang dilegalisir;
9. Pas foto hitam putih ukuran 3×4 sebanyak 10 (lembar) dan ukuran 4×6 sebanyak 6 (enam) lembar, berpakaian rapi dan tanpa kacamata (asli dan tidak scan);
10. Mengisi dan mengirimkan daftar kelengkapan LEMBARAN SELEKSI ADMINISTRASI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL T. A. 2010 yang dilampiran pada pengumuman ini;
11. Melampirkan Surat Pernyataan Sanggup ditempatkan Di Wilayah NKRI yang dilampirkan dalam pengemuman ini;
12. Foto copy pengalaman kerja (jika ada);
13. Lain-lain (fotocopy sertifikat kursus/ketrampilan atau keahlian lain jika ada).

III. SELEKSI
Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Badan Narkotika Nasional menggunakan Sistem gugur :
1. Pemeriksaan Persyaratan Administrasi meliputi kelengkapan persyaratan administrasi, termasuk kualifikasi pendidikan dan usia.
2. Ujian Kemampuan / Tes Akademik (Ujian Tertulis), meliputi :
a. Tes Pengetahuan Umum (TPU).
b. Tes Bakat Skolastik (TBS).
c. Tes Skala Kematangan (TSK).
3. Tes Wawancara dan Kesehatan bagi peserta yang dinyatakan Lulus Ujian Kemampuan / Tes Akademik (Ujian Tertulis)

IV. JENJANG PENDIDIKAN/ JABATAN DAN KUALIFIKASI JABATAN
Download Disini: CPNS Badan Narkotika Nasional 2010

V. WAKTU PENDAFTARAN
1. Lamaran dikirim melalui Pos , (Stempel Pos dimulai pada tanggal 28 September 2010 paling lambat tanggal 11 Oktober 2010).
2. Panitia Penerimaan Calon Pegawai Negri Sipil BNN T.A. 2010 tidak menerima/melayani berkas lamaran langsung oleh yang bersangkutan (tidak melalui Pos).
3. Berkas Lamaran yang telah dikirim pada Panitia Calon Pegawai Negri Sipil BNN T.A. 2010 tidak dapat dikembalikan.
4. Pengumuman Kelulusan Administrasi akan diumumkan melalui Internet Website : www.bnn.go.id pada tanggal 26 Oktober 2010.

Rabu, 29 September 2010

Aturan Main Bertengkar Dengan Pasangan

Bertengkar dengan pasangan adalah hal yang lumrah dan wajar dalam setiap hubungan percintaan. Namun begitu, bukan berarti pada saat bertengkar Anda boleh terbawa emosi yang berlebih. Hal ini untuk menghindari agar setiap perkataan ataupun tindakan Anda nantinya tidak menimbulkan sakit hati yang mendalam bagi pasangan. Nah agar pertengkaran Anda bisa berlangsung dengan ''sehat'' dan tidak berlarut-larut. Ikuti aturan mainnya berikut:
1. Jangan sekalipun pernah melibatkan tindakan fisik atau kekerasan dalam setiap pertengkaran, seperti menampar atau memukul. Karena setiap tindakan kekerasan pasti akan menimbulkan trauma pada salah satu pihak.

2. Jangan bertengkar dengan kalimat yang berintonasi tinggi dan keras, karena hanya akan mendorong pasangan untuk berbuat serupa. Tenang saja, bertengkar bukan ajang adu kekuatan. Jangan menghabiskan energi hanya untuk beradu pendapat.

3. Cobalah untuk selalu mengungkapkan perasaan Anda secara terbuka terhadap pasangan. Bila Anda sedih, kecewa, marah, putus asa, dan merasa diabaikan, ungkapkan perasaan tersebut dengan kata-kata yang baik dan jangan dipendam. Sikap terbuka dan jujur tentang perasan marah pada pasangan bisa membantu memperbaiki hubungan Anda berdua.

4. Jangan terlontar kata-kata yang sifatnya menjatuhkan harga diri pasangan, seperti malas, bodoh atau tolol.

5. Jangan bersikap seolah paling benar dalam pertengkaran, meski memang Anda-lah yang benar. Hindari menggunakan kalimat, "Aku kan sudah bilang ...." karena kalimat ini hanya membuat pihak yang salah akan merasa semakin terpojok. Kemudia si dia akan menggunakan strategi lain untuk menyerang. Dan akhirnya pertengkaran menjadi berlarut-larut dengan pembelaan diri, dan bukan pemecahan masalah.

6. Bertengkar di depan anak sebaiknya dihindarkan pula karena kurang baik bagi perkembangan psikologis mereka nantinya. Kemungkinan mereka akan bersikap murung, tidak menghargai salah satu orangtuanya karena sikap orang tuanya juga begitu.

7. Mengkritik pasangan boleh saja, asalkan yang Anda kritik adalah perilakunya bukan karakternya.

8. Dengarkan apa yang dikatakan oleh pasangan. Memang agak sulit, ini karena orang yang sedang mendengarkan selalu memiliki kecendrungan ingin menyela. Mendengarkan dengan penuh perhatian pada apa yang diucapkan pasangan akan membuat pasangan Anda merasa dihargai dan dipercaya.

9. Pertengkarkan ''isu'' yang terjadi. Artinya, jangan sekalipun pokok pertengkaran merembet pada kesalahan masa lalu atau pertengkaran yang sudah lalu.

10. Peganglah prinsip : win for win solution yang artinya penyelesaian dimana tidak seorangpun yang kalah tetapi keduanya adalah pemenang. Tidak ada yang merasa dirugikan ataupun disalahkan tapi berdua bersama mencari penyelesaian yang terbaik bagi hubungan Anda.

11. Jangan ragu untuk minta maaf jika memang Anda berada di pihak yang bersalah. Meski masih menyimpan kesal, santai saja, bertengkar bukan perlombaan mencari salah dan benar.
(Sumber: id.shvoong.com)

Selasa, 28 September 2010

RESEP BAKWAN TERI


Bahan:
  • ½ kg ikan teri segar, buang kepalanya, cuci dan tiriskan
  • 2 batang daun bawang, diiris tipis
  • 1 batang daun seledri, diiris halus
  • 1 buah tomat, dipotong-potong
  • 50 gram tepung beras
  • 1 butir telur
  • garam sesuai selera
  • minyak goreng
Bumbu yang dihaluskan:
  • 1-2 cabai merah
  • 1 sdt merica bulat
  • 1 sdt kunyit
  • ½ sdt jahe
  • 4 buah bawang merah
Cara Membuat:
  1. Campur bumbu yang sudah dihaluskan dengan tepung beras, seledri, daun bawang dan tomat. Masukkan 3-4 sdm air sampai adonan rata.
  2. Masukkan ikan teri, telur dan garam. Aduk lagi sampai rata.
  3. Panaskan minyak goreng di dalam wajan dengan api sedang.
  4. Goreng adonan bakwan sesendok demi sesendok sampai matang dan kecoklatan.
  5. Angkat, tiriskan. Siap dihidangkan.
Untuk 4-5 orang.

Apakah Anda Bisa Baca Pikiran Pasangan

Tanpa sadar, Anda dan pasangan sebenarnya bisa saling membaca pikiran. Penelitian Sydney University of Technology, Australia, mengungkap bahwa sinkronisasi kerja otak mayoritas pasangan sangat selaras.
Penelitian yang fokus untuk melihat eksistensi 'indera keenam' ini menemukan pola identik pada aktivitas otak antarpasangan yang memiliki kedekatan hubungan emosional.

Itu berarti mereka telah mencapai suatu keadaan di mana sistem saraf dalam keadaan harmonis. Keadaan ini membantu mereka saling mengetahui pikiran dan emosi masing-masing. Temuan luar biasa muncul dari analisis aktivitas otak pada pasien dan konselor dalam sesi terapi.

Sejumlah psikolog telah lama mengetahui bahwa beberapa pasangan belajar untuk berpikir seperti pasangannya. Ini memungkinkan mereka untuk 'tahu' apa yang akan dikatakan atau dipikirkan pasangannya.
Para peneliti yang terlibat percaya, sinkronisasi kerja otak ini tidak hanya berpengaruh pada pasangan, tapi juga teman dekat, dan antaranggota keluarga.

Penelitian sebatas melihat aktivitas sistem saraf, yaitu dengan mempelajari otak dan detak jantung 30 relawan selama sesi konseling. Salah satu peneliti mengungkapkan, momen penting adalah ketika otak pasien dan konselor mulai bekerja dan saling sinkronisasi dalam tahapan altered state.

"Ketika tahapan itu terjadi kita dapat dapat membaca otak dan pikiran orang lain dalam level yang dalam atau bisa dikatakan indera keenam," kata Dr. Trisha Stratford, dari Sydney University of Technology, seperti dikutip dari Daily Mail.
Selama tahapan altered state, bagian dari otak masing-masing orang dapat mengontrol sistem saraf dan denyut jantung akan berdetak secara bersamaan.
(Sumber : VIVAnews.com)