Masakan Sedap
Selasa, 12 Oktober 2010
9 Contoh Bacaan Dan Do'a Serta Dzikir Sesudah Sholat Fardhu
Keutamaan Berdzikir
Di dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah diterangkan tentang keutamaan berdzikir kepada Allah, baik yang sifatnya muqayyad (tertentu dan terikat) yaitu waktu, bilangannya dan caranya terikat sesuai dengan keterangan dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah, tidak boleh bagi kita untuk menambah atau mengurangi bilangannya, atau menentukan waktunya tanpa dalil, atau membuat cara-cara berdzikir tersendiri tanpa disertai dalil baik dari Al-Qur`an ataupun hadits yang shahih/hasan, seperti berdzikir secara berjama’ah (lebih jelasnya lihat kitab Al-Qaulul Mufiid fii Adillatit Tauhiid, Al-Ibdaa’ fii Kamaalisy Syar’i wa Khatharul Ibtidaa’, Bid’ahnya Dzikir Berjama’ah, dan lain-lain).
Atau dzikir-dzikir yang sifatnya muthlaq, yaitu dzikir di setiap keadaan baik berbaring, duduk dan berjalan sebagaimana diterangkan oleh ‘A`isyah bahwa beliau berdzikir di setiap keadaan (HR. Muslim). Akan tetapi tidak boleh berdzikir/menyebut nama Allah di tempat-tempat yang kotor dan najis seperti kamar mandi atau WC.
Di antara ayat yang menjelaskan keutamaan berdzikir adalah:
1. Firman Allah,
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلا تَكْفُرُونِ
“Karena itu, ingatlah kalian kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepada kalian, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kalian mengingkari (nikmat)-Ku.” (Al-Baqarah:152)
2. Firman Allah,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (Al-Ahzaab:41)
3. Firman Allah, “Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar/jujur, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bershadaqah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Al-Ahzaab:35)
4. Firman Allah,
وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالآصَالِ وَلا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِين
“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (Al-A’raaf:205)
Adapun di dalam As-Sunnah, di antaranya:
1. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَثَلُ الَّذِيْ يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِيْ لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ
“Permisalan orang yang berdzikir kepada Allah dengan orang yang tidak berdzikir kepada Allah adalah seperti orang yang hidup dan mati.” (HR. Al-Bukhariy no.6407 bersama Fathul Bari 11/208 dan Muslim 1/539 no.779)
Adapun lafazh Al-Imam Muslim adalah,
مَثَلُ الْبَيْتِ الَّذِيْ يُذْكَرُ اللهُ فِيْهِ وَالْبَيْتِ الَّذِيْ لاَ يُذْكَرُ اللهُ فِيْهِ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ
“Permisalan rumah yang di dalamnya disebut nama Allah dan rumah yang di dalamnya tidak disebut nama Allah adalah seperti orang yang hidup dan orang yang mati.”
2. Dari ‘Abdullah bin Busrin radhiyallahu ‘anhu bahwa ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ya Rasulullah, sesungguhnya syari’at Islam telah banyak atasku, maka kabarkan kepadaku dengan sesuatu yang aku akan mengikatkan diriku dengannya?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,
لاَ يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْبًا مِنْ ذِكْرِ اللهِ
“Hendaklah lisanmu senantiasa basah dengan dzikir kepada Allah.” (HR. At-Tirmidziy 5/458 dan Ibnu Majah 2/1246, lihat Shahiih Sunan At-Tirmidziy 3/139 dan Shahiih Sunan Ibni Maajah 2/317)
3. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُوْلُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيْمٌ حَرْفٌ
“Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah maka dia mendapat satu kebaikan dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan alif laam miim satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, laam satu huruf dan miim satu huruf.” (HR. At-Tirmidziy 5/175, lihat Shahiih Sunan At-Tirmidziy 3/9 serta Shahiihul Jaami’ Ash-Shaghiir 5/340)
Dzikir-dzikir Setelah Salam dari Shalat Wajib
Di antara dzikir-dzikir yang sifatnya muqayyad adalah dzikir setelah salam dari shalat wajib. Setelah selesai mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri, kita disunnahkan membaca dzikir, yaitu sebagai berikut:
1. Membaca:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ أَسْتَغْفِرُ اللهَ أَسْتَغْفِرُ اللهَ اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ
“Aku meminta ampunan kepada Allah (tiga kali). Ya Allah, Engkaulah As-Salaam (Yang selamat dari kejelekan-kejelekan, kekurangan-kekurangan dan kerusakan-kerusakan) dan dari-Mu as-salaam (keselamatan), Maha Berkah Engkau Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Baik.” (HR. Muslim 1/414)
2. Membaca:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ, اللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menolak terhadap apa yang Engkau beri dan tidak ada yang dapat memberi terhadap apa yang Engkau tolak dan orang yang memiliki kekayaan tidak dapat menghalangi dari siksa-Mu.” (HR. Al-Bukhariy 1/255 dan Muslim 414)
3. Membaca:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ
“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan upaya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah dan kami tidak beribadah kecuali kepada Allah, milik-Nya-lah segala kenikmatan, karunia, dan sanjungan yang baik, tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, kami mengikhlashkan agama untuk-Nya walaupun orang-orang kafir benci.” (HR. Muslim 1/415)
4. Membaca:
سُبْحَانَ اللهُ
“Maha Suci Allah.” (tiga puluh tiga kali)
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ
“Segala puji bagi Allah.” (tiga puluh tiga kali)
اَللهُ أَكْبَرُ
“Allah Maha Besar.” (tiga puluh tiga kali)
Kemudian dilengkapi menjadi seratus dengan membaca,
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”
Barangsiapa mengucapkan dzikir ini setelah selesai dari setiap shalat wajib, maka diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan. (HR. Muslim 1/418 dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)
Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Ada dua sifat (amalan) yang tidaklah seorang muslim menjaga keduanya (yaitu senantiasa mengamalkannya, pent) kecuali dia akan masuk jannah, dua amalan itu (sebenarnya) mudah, akan tetapi yang mengamalkannya sedikit, (dua amalan tersebut adalah): mensucikan Allah Ta’ala setelah selesai dari setiap shalat wajib sebanyak sepuluh kali (maksudnya membaca Subhaanallaah), memujinya (membaca Alhamdulillaah) sepuluh kali, dan bertakbir (membaca Allaahu Akbar) sepuluh kali, maka itulah jumlahnya 150 kali (dalam lima kali shalat sehari semalam, pent) diucapkan oleh lisan, akan tetapi menjadi 1500 dalam timbangan (di akhirat).
Dan amalan yang kedua, bertakbir 34 kali ketika hendak tidur, bertahmid 33 kali dan bertasbih 33 kali (atau boleh tasbih dulu, tahmid baru takbir, pent), maka itulah 100 kali diucapkan oleh lisan dan 1000 kali dalam timbangan.”
Ibnu ‘Umar berkata, “Sungguh aku telah melihat Rasulullah menekuk tangan (yaitu jarinya) ketika mengucapkan dzikir-dzikir tersebut.”
Para shahabat bertanya, “Ya Rasulullah, bagaimana dikatakan bahwa kedua amalan tersebut ringan/mudah akan tetapi sedikit yang mengamalkannya?”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Syaithan mendatangi salah seorang dari kalian ketika hendak tidur, lalu menjadikannya tertidur sebelum mengucapkan dzikir-dzikir tersebut, dan syaithan pun mendatanginya di dalam shalatnya (maksudnya setelah shalat), lalu mengingatkannya tentang kebutuhannya (lalu dia pun pergi) sebelum mengucapkannya.” (Hadits Shahih Riwayat Abu Dawud no.5065, At-Tirmidziy no.3471, An-Nasa`iy 3/74-75, Ibnu Majah no.926 dan Ahmad 2/161,205, lihat Shahiih Kitaab Al-Adzkaar, karya Asy-Syaikh Salim Al-Hilaliy 1/204)
Kita boleh berdzikir dengan tasbih, tahmid dan takbir masing-masing 33 kali dengan ditambah tahlil satu kali atau masing-masing 10 kali, yang penting konsisten, jika memilih yang 10 kali maka dalam satu hari kita memakai dzikir yang 10 kali tersebut.
Hadits ini selayaknya diperhatikan oleh kita semua, jangan sampai amalan yang sebenarnya mudah, tidak bisa kita amalkan. Tentunya amalan/ibadah semudah apapun tidak akan terwujud kecuali dengan pertolongan Allah. Setiap beramal apapun seharusnya kita meminta pertolongan kepada Allah, dalam rangka merealisasikan firman Allah,
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
“Hanya kepada Engkaulah kami beribadah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.” (Al-Faatihah:4)
5. Membaca surat Al-Ikhlaash, Al-Falaq dan An-Naas satu kali setelah shalat Zhuhur, ‘Ashar dan ‘Isya`. Adapun setelah shalat Maghrib dan Shubuh dibaca tiga kali. (HR. Abu Dawud 2/86 dan An-Nasa`iy 3/68, lihat Shahiih Sunan At-Tirmidziy 2/8, lihat juga Fathul Baari 9/62)
6. Membaca ayat kursi yaitu surat Al-Baqarah:255
Barangsiapa membaca ayat ini setiap selesai shalat tidak ada yang dapat mencegahnya masuk jannah kecuali maut. (HR. An-Nasa`iy dalam ‘Amalul yaum wal lailah no.100, Ibnus Sunniy no.121 dan dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albaniy dalam Shahiihul Jaami’ 5/339 dan Silsilatul Ahaadiits Ash-Shahiihah 2/697 no.972)
7. Membaca:
اللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Sebagaimana diterangkan dalam hadits Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang kedua tangannya dan berkata, “Ya Mu’adz, Demi Allah, sungguh aku benar-benar mencintaimu.” Lalu beliau bersabda, “Aku wasiatkan kepadamu Ya Mu’adz, janganlah sekali-kali engkau meninggalkan di setiap selesai shalat, ucapan…” (lihat di atas):
“Ya Allah, tolonglah aku agar senantiasa mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu dan beribadah dengan baik kepada-Mu.” (HR. Abu Dawud 2/86 dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albaniy dalam Shahiih Sunan Abi Dawud 1/284)
Do’a ini bisa dibaca setelah tasyahhud dan sebelum salam atau setelah salam. (‘Aunul Ma’buud 4/269)
8. Membaca:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, yang menghidupkan dan mematikan dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”
Dibaca sepuluh kali setelah shalat Maghrib dan Shubuh. (HR. At-Tirmidziy 5/515 dan Ahmad 4/227, lihat takhrijnya dalam Zaadul Ma’aad 1/300)
9. Membaca:
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima.” Setelah salam dari shalat shubuh. (HR. Ibnu Majah, lihat Shahiih Sunan Ibni Maajah 1/152 dan Majma’uz Zawaa`id 10/111)
Semoga kita diberikan taufiq oleh Allah sehingga bisa mengamalkan dzikir-dzikir ini, aamiin.
Wallaahu A’lam.
Maraaji’: Hishnul Muslim, karya Asy-Syaikh Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al-Qahthaniy, Shahiih Kitaab Al-Adzkaar wa Dha’iifihii, karya Asy-Syaikh Salim Al-Hilaliy dan Al-Kalimuth Thayyib, karya Ibnu Taimiyyah.
(SUmber : kaahil.wordpress.com)
Di dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah diterangkan tentang keutamaan berdzikir kepada Allah, baik yang sifatnya muqayyad (tertentu dan terikat) yaitu waktu, bilangannya dan caranya terikat sesuai dengan keterangan dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah, tidak boleh bagi kita untuk menambah atau mengurangi bilangannya, atau menentukan waktunya tanpa dalil, atau membuat cara-cara berdzikir tersendiri tanpa disertai dalil baik dari Al-Qur`an ataupun hadits yang shahih/hasan, seperti berdzikir secara berjama’ah (lebih jelasnya lihat kitab Al-Qaulul Mufiid fii Adillatit Tauhiid, Al-Ibdaa’ fii Kamaalisy Syar’i wa Khatharul Ibtidaa’, Bid’ahnya Dzikir Berjama’ah, dan lain-lain).
Atau dzikir-dzikir yang sifatnya muthlaq, yaitu dzikir di setiap keadaan baik berbaring, duduk dan berjalan sebagaimana diterangkan oleh ‘A`isyah bahwa beliau berdzikir di setiap keadaan (HR. Muslim). Akan tetapi tidak boleh berdzikir/menyebut nama Allah di tempat-tempat yang kotor dan najis seperti kamar mandi atau WC.
Di antara ayat yang menjelaskan keutamaan berdzikir adalah:
1. Firman Allah,
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلا تَكْفُرُونِ
“Karena itu, ingatlah kalian kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepada kalian, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kalian mengingkari (nikmat)-Ku.” (Al-Baqarah:152)
2. Firman Allah,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (Al-Ahzaab:41)
3. Firman Allah, “Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar/jujur, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bershadaqah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Al-Ahzaab:35)
4. Firman Allah,
وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالآصَالِ وَلا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِين
“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (Al-A’raaf:205)
Adapun di dalam As-Sunnah, di antaranya:
1. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَثَلُ الَّذِيْ يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِيْ لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ
“Permisalan orang yang berdzikir kepada Allah dengan orang yang tidak berdzikir kepada Allah adalah seperti orang yang hidup dan mati.” (HR. Al-Bukhariy no.6407 bersama Fathul Bari 11/208 dan Muslim 1/539 no.779)
Adapun lafazh Al-Imam Muslim adalah,
مَثَلُ الْبَيْتِ الَّذِيْ يُذْكَرُ اللهُ فِيْهِ وَالْبَيْتِ الَّذِيْ لاَ يُذْكَرُ اللهُ فِيْهِ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ
“Permisalan rumah yang di dalamnya disebut nama Allah dan rumah yang di dalamnya tidak disebut nama Allah adalah seperti orang yang hidup dan orang yang mati.”
2. Dari ‘Abdullah bin Busrin radhiyallahu ‘anhu bahwa ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ya Rasulullah, sesungguhnya syari’at Islam telah banyak atasku, maka kabarkan kepadaku dengan sesuatu yang aku akan mengikatkan diriku dengannya?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,
لاَ يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْبًا مِنْ ذِكْرِ اللهِ
“Hendaklah lisanmu senantiasa basah dengan dzikir kepada Allah.” (HR. At-Tirmidziy 5/458 dan Ibnu Majah 2/1246, lihat Shahiih Sunan At-Tirmidziy 3/139 dan Shahiih Sunan Ibni Maajah 2/317)
3. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُوْلُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيْمٌ حَرْفٌ
“Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah maka dia mendapat satu kebaikan dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan alif laam miim satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, laam satu huruf dan miim satu huruf.” (HR. At-Tirmidziy 5/175, lihat Shahiih Sunan At-Tirmidziy 3/9 serta Shahiihul Jaami’ Ash-Shaghiir 5/340)
Dzikir-dzikir Setelah Salam dari Shalat Wajib
Di antara dzikir-dzikir yang sifatnya muqayyad adalah dzikir setelah salam dari shalat wajib. Setelah selesai mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri, kita disunnahkan membaca dzikir, yaitu sebagai berikut:
1. Membaca:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ أَسْتَغْفِرُ اللهَ أَسْتَغْفِرُ اللهَ اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ
“Aku meminta ampunan kepada Allah (tiga kali). Ya Allah, Engkaulah As-Salaam (Yang selamat dari kejelekan-kejelekan, kekurangan-kekurangan dan kerusakan-kerusakan) dan dari-Mu as-salaam (keselamatan), Maha Berkah Engkau Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Baik.” (HR. Muslim 1/414)
2. Membaca:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ, اللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menolak terhadap apa yang Engkau beri dan tidak ada yang dapat memberi terhadap apa yang Engkau tolak dan orang yang memiliki kekayaan tidak dapat menghalangi dari siksa-Mu.” (HR. Al-Bukhariy 1/255 dan Muslim 414)
3. Membaca:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ
“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan upaya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah dan kami tidak beribadah kecuali kepada Allah, milik-Nya-lah segala kenikmatan, karunia, dan sanjungan yang baik, tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, kami mengikhlashkan agama untuk-Nya walaupun orang-orang kafir benci.” (HR. Muslim 1/415)
4. Membaca:
سُبْحَانَ اللهُ
“Maha Suci Allah.” (tiga puluh tiga kali)
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ
“Segala puji bagi Allah.” (tiga puluh tiga kali)
اَللهُ أَكْبَرُ
“Allah Maha Besar.” (tiga puluh tiga kali)
Kemudian dilengkapi menjadi seratus dengan membaca,
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”
Barangsiapa mengucapkan dzikir ini setelah selesai dari setiap shalat wajib, maka diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan. (HR. Muslim 1/418 dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)
Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Ada dua sifat (amalan) yang tidaklah seorang muslim menjaga keduanya (yaitu senantiasa mengamalkannya, pent) kecuali dia akan masuk jannah, dua amalan itu (sebenarnya) mudah, akan tetapi yang mengamalkannya sedikit, (dua amalan tersebut adalah): mensucikan Allah Ta’ala setelah selesai dari setiap shalat wajib sebanyak sepuluh kali (maksudnya membaca Subhaanallaah), memujinya (membaca Alhamdulillaah) sepuluh kali, dan bertakbir (membaca Allaahu Akbar) sepuluh kali, maka itulah jumlahnya 150 kali (dalam lima kali shalat sehari semalam, pent) diucapkan oleh lisan, akan tetapi menjadi 1500 dalam timbangan (di akhirat).
Dan amalan yang kedua, bertakbir 34 kali ketika hendak tidur, bertahmid 33 kali dan bertasbih 33 kali (atau boleh tasbih dulu, tahmid baru takbir, pent), maka itulah 100 kali diucapkan oleh lisan dan 1000 kali dalam timbangan.”
Ibnu ‘Umar berkata, “Sungguh aku telah melihat Rasulullah menekuk tangan (yaitu jarinya) ketika mengucapkan dzikir-dzikir tersebut.”
Para shahabat bertanya, “Ya Rasulullah, bagaimana dikatakan bahwa kedua amalan tersebut ringan/mudah akan tetapi sedikit yang mengamalkannya?”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Syaithan mendatangi salah seorang dari kalian ketika hendak tidur, lalu menjadikannya tertidur sebelum mengucapkan dzikir-dzikir tersebut, dan syaithan pun mendatanginya di dalam shalatnya (maksudnya setelah shalat), lalu mengingatkannya tentang kebutuhannya (lalu dia pun pergi) sebelum mengucapkannya.” (Hadits Shahih Riwayat Abu Dawud no.5065, At-Tirmidziy no.3471, An-Nasa`iy 3/74-75, Ibnu Majah no.926 dan Ahmad 2/161,205, lihat Shahiih Kitaab Al-Adzkaar, karya Asy-Syaikh Salim Al-Hilaliy 1/204)
Kita boleh berdzikir dengan tasbih, tahmid dan takbir masing-masing 33 kali dengan ditambah tahlil satu kali atau masing-masing 10 kali, yang penting konsisten, jika memilih yang 10 kali maka dalam satu hari kita memakai dzikir yang 10 kali tersebut.
Hadits ini selayaknya diperhatikan oleh kita semua, jangan sampai amalan yang sebenarnya mudah, tidak bisa kita amalkan. Tentunya amalan/ibadah semudah apapun tidak akan terwujud kecuali dengan pertolongan Allah. Setiap beramal apapun seharusnya kita meminta pertolongan kepada Allah, dalam rangka merealisasikan firman Allah,
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
“Hanya kepada Engkaulah kami beribadah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.” (Al-Faatihah:4)
5. Membaca surat Al-Ikhlaash, Al-Falaq dan An-Naas satu kali setelah shalat Zhuhur, ‘Ashar dan ‘Isya`. Adapun setelah shalat Maghrib dan Shubuh dibaca tiga kali. (HR. Abu Dawud 2/86 dan An-Nasa`iy 3/68, lihat Shahiih Sunan At-Tirmidziy 2/8, lihat juga Fathul Baari 9/62)
6. Membaca ayat kursi yaitu surat Al-Baqarah:255
Barangsiapa membaca ayat ini setiap selesai shalat tidak ada yang dapat mencegahnya masuk jannah kecuali maut. (HR. An-Nasa`iy dalam ‘Amalul yaum wal lailah no.100, Ibnus Sunniy no.121 dan dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albaniy dalam Shahiihul Jaami’ 5/339 dan Silsilatul Ahaadiits Ash-Shahiihah 2/697 no.972)
7. Membaca:
اللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Sebagaimana diterangkan dalam hadits Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang kedua tangannya dan berkata, “Ya Mu’adz, Demi Allah, sungguh aku benar-benar mencintaimu.” Lalu beliau bersabda, “Aku wasiatkan kepadamu Ya Mu’adz, janganlah sekali-kali engkau meninggalkan di setiap selesai shalat, ucapan…” (lihat di atas):
“Ya Allah, tolonglah aku agar senantiasa mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu dan beribadah dengan baik kepada-Mu.” (HR. Abu Dawud 2/86 dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albaniy dalam Shahiih Sunan Abi Dawud 1/284)
Do’a ini bisa dibaca setelah tasyahhud dan sebelum salam atau setelah salam. (‘Aunul Ma’buud 4/269)
8. Membaca:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, yang menghidupkan dan mematikan dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”
Dibaca sepuluh kali setelah shalat Maghrib dan Shubuh. (HR. At-Tirmidziy 5/515 dan Ahmad 4/227, lihat takhrijnya dalam Zaadul Ma’aad 1/300)
9. Membaca:
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima.” Setelah salam dari shalat shubuh. (HR. Ibnu Majah, lihat Shahiih Sunan Ibni Maajah 1/152 dan Majma’uz Zawaa`id 10/111)
Semoga kita diberikan taufiq oleh Allah sehingga bisa mengamalkan dzikir-dzikir ini, aamiin.
Wallaahu A’lam.
Maraaji’: Hishnul Muslim, karya Asy-Syaikh Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al-Qahthaniy, Shahiih Kitaab Al-Adzkaar wa Dha’iifihii, karya Asy-Syaikh Salim Al-Hilaliy dan Al-Kalimuth Thayyib, karya Ibnu Taimiyyah.
(SUmber : kaahil.wordpress.com)
Lowongan CPNS Kopertis 2010
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 546.F/M.PAN-RB/07/2010 tanggal 22 Juli 2010, Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 196/MPN/KP/2010 tanggal 5 Oktober 2010 tentang Penetapan Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2010 dan surat Kepala Biro Kepegawaian nomor 71284/A4.1/KP/2010 tanggal 5 Oktober 2010 perihal Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2010, Kopertis Wilayah II, III, IV dan V menerima Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2010 dengan kualifikasi pendidikan sebagai berikut:
Kopertis II
- D3 Kearsipan
- D3 Teknik Komputer
- S1 Manajemen Informatika dan Komputer
- S1 Ilmu Komunikasi
- S1 Bahasa dan Sastra Inggris
- S1 Ilmu Hukum
Kopertis III
- D3 Akuntansi
- D3 Administrasi Negara
- S1 Manajemen
- S1 Hubungan Internasional
- S1 Manajemen Informatika
- S1 Teknik Informatika
- S1 Sistem Komputer
- S1 Akuntansi
Kopertis Wilayah IV
- D3 Teknik Komputer
- D3 Teknik Elektro
- S1 Sistem Informatika
- S1 Bahasa Inggris
- S1 Ilmu Perpustakaan
- S1 Ilmu Hukum
- S1 Ilmu Komunikasi
- S1 Bahasa Indonesia
- S1 Administrasi Negara
- S1 Akuntansi
- S1 Manajemen
- S1 Statistika
Kopertis V
- D3 Kearsipan
- D3 Perpustakaan
- D3 Akuntansi
- S1 Publik Relation
Waktu dan Tempat Pendaftaran
- Pendaftaran dilakukan di masing-masing Kantor Kopertis Wilayah sampai dengan 16 Oktober 2010.
- Kopertis Wilayah II: Jalan Srijaya No. 883, Palembang 30153. Tel. (0711) 410-423, 410-722, Fax. (0711) 419-421
- Kopertis Wilayah III: Jalan SMA Negeri 14 Cawang, Cililitan - Jakarta Timur 13630, Tel. 8000403, 8090275, Fax 8094679
- Kopertis Wilayah IV: IV Aula Gedung I Lantai 2, Jalan Penghulu H Hasan Mustapa Nomor 3 Bandung.
- Kopertis Wilayah V: Jalan Tentara Pelajar No. 13 Yogyakarta
Jika Anda berminat silahkan download info selengkapnya dari link berikut ini.
Tautan Unduhan
Job Career 3 Posisi Bank Muamalat Indonesia
Account Officer
(Jakarta Raya – Ciledug, Buaran, Matraman, Puri Indah)
Requirements:
* Candidate must possess at least a Bachelor’s Degree, any field.
* Applicants must be willing to work in Ciledug, Buaran, Banda Aceh
* Fresh graduates/Entry level applicants are encouraged to apply.
* Full-Time positions available.
* Male, max. 27 years old
* Candidate must be dynamic, energetic and highly motivated
* Having good communication, presentation and negotiation skill as well as analytical and learning capability
* Min. GPA 2.75 for state university and min. GPA 3.00 for private university
* Having experiences at funding or financing for 2 years
Frontliner
(Jakarta Raya – Fatmawati, Sudirman, Kalimalang, Buaran, BSD)
Responsibilities:
* Handle incoming calls from customer and able to assist them with any problems, services, requests and others.
* Maintain the services required such as calls to the customer to ensure a service and product relationship with them.
* Ensuring a good coordination and working relationship with other departments in Jakarta and in the branches.
Requirements:
* Candidate must possess at least a Bachelor’s Degree, any field.
* Fresh graduates/Entry level applicants are encouraged to apply.
* Full-Time positions available.
* Male/Female, max 25 year old.Hold S1 in any degree.
* Proficiency in MS. Office especially MS. Excel is a must.
* Fluent in English written & oral is a plus.
* Having min 1 year experience as Call Centre is a big plus.
* Having min TOEFL score 400 from reputation course and certificate
* Good communication analytical skills.
* Customer oriented.
* Good communication and interpersonal skills.
* Resourceful and creative problem-solver.
* Good team player
* Applicants must be willing to work in Fatmawati, Sudirman, Kalimalang, Tangerang.
* Min.height: 158 cm (Female) and 168 cm (Male)
* Good appearance
Back Office
(Jakarta Raya – Kemayoran, Jakarta)
Responsibilities:
* Handling transaction administration, accounting and tax.
* Providing internal and external report.
* Ensuring a good coordination and working relationship with other departments in Jakarta and in the branches.
* Handling transaction administration, accounting and tax.
* Providing internal and external report.
* Ensuring a good coordination and working relationship with other departments in Jakarta and in the branches.
Requirements:
* Male, max 27 years old.
* Hold S1 in Accounting.
* Able to work in tight schedule.
* Proficiency in MS. Office especially MS. Excel is a must.
* Fluent in English written & oral is a plus.
* Having min. toefl score 400 from reputation course and certificate
* Good communication analytical skills.
* Customer oriented, Accurate, Good communication and interpersonal skills.
* Resourceful and creative problem-solver.
* Good team player.
* Having min. experience in the same field 2 years.
* Willing to be placed at Kemayoran.
To Aplly via Email Click here :
1)Account Officer
2) Frontliner
3) Back Office
Closing Date: 07-11-10.
Senin, 11 Oktober 2010
Menjelajahi Galaksi di Tangan
Wujud Galaxy S pertama kali kami lihat di ajang Computex di Singapura. Tak lama kemudian, Samsung memboyong ponsel berbasis Android ini ke Indonesia. Lalu, selama beberapa pekan terakhir, kami “berkenalan” dengannya.
Galaxy S adalah salah satu andalan Samsung di lini produk Android. Bentuknya didesain dengan cantik. Memang, anda pun pasti setuju, ia kelihatan mirip dengan Apple iPhone. Dengan tebal 9,9 milimeter saja, Galaxy S terasa begitu ramping dan ringan.
Galaxy S adalah penerus Galaxy Spica. Tapi layarnya lebih lebar dan memakai teknologi Super AMOLED dengan koleksi 16 juta warna. Alhasil, tampilan layarnya begitu “renyah”, tajam dan bening. Layar ini responsif terhadap sentuhan.
Bagian belakangnya terbuat dari bahan plastik hitam. Di bagian bingkainya dikombinasikan dengan material logam warna abu-abu. Di muka ada tombol sentuh untuk Home, Back, dan Menu. Lalu di sisi kanan dan kiri adalah tombol memanggil dan mengakhiri panggilan.
Galaxy S memiliki konektivitas 2G dan 3G untuk menjangkau jaringan seluler maupun Internet. Koneksi nirkabel lainnya adalah Wi-Fi draft b/g/n dan Bluetooth versi 3.0.
Selaku ponsel pintar berbasis Android, pengguna bisa memanfaatkan toko daring Android Market untuk mengunduh berbagai aplikasi. Namun, Samsung juga menyediakan toko aplikasi sendiri dengan koleksi yang masih terbatas.
Sebagaimana kebanyakan ponsel Android, Samsung membekali Galaxy dengan tujuh layar yang bisa digeser ke kanan atau ke kiri. Sedangkan untuk membuka kunci layar, kotak pesan, dan daftar kontak, bisa dengan menarik layar ke atas.
Selain memakai keyboard Qwerty virtual untuk mengetik, pengguna juga bisa mengetik dengan metode Swype, yaitu menulis huruf yang Anda mau dengan jari di layar. Ini seperti teknologi pengenal tulisan tangan.
Ada fitur Write and Go, untuk mengetik status atau pesan lalu mengirimnya ke berbagai situs jejaring sosial maupun daftar kontak dengan sekali kirim.
Galaxy ini bisa bertindak tak ubahnya kantor bergerak untuk pengguna yang super sibuk dan berada di luar kantor. Soalnya, ada fitur diari mini, My File dan ThinkFree Office untuk aktivitas kantoran. Ia juga memiliki penyunting dokumen Word, Excel, Powerpoint, dan PDF.
Capek dengan kegiatan kantoran, fitur hiburan juga tersedia. Mulai dari radio FM, pemutar musik, pemutar video untuk film atau tautan ke situs jejaring video Youtube. Atau mainkanlah game seperti Aspalt5. Aneka macam permainan bisa diunduh dari Android Market atau toko aplikasi Samsung.
Fitur All Share yang terhubung dengan Wi-Fi memungkinkan pengguna menjalankan berkas dari ponsel ke pemutar lain seperti server atau monitor. Lalu fitur Global Positioning System (GPS) sudah mendukung format A-GPS.
Di dalamnya juga terdapat kompas digital, port untuk TV Out, organizer, kalender, Google Talk, penyunting foto dan video, serta program Picasa yang sudah terintegrasi pula. Demikian juga fitur pemanggil dengan suara dan perekam suara.
Galaxy S memiliki sepasang kamera untuk memotret dan melakukan panggilan video. Kamera utama beresolusi lima megapiksel dan yang kedua VGA.
Kamera utama memiliki beberapa pilihan moda pemotretan, seperti moda gerak, lansekap, potret, malam, pesta, dan di dalam ruangan. Ada pula pilihan foto tunggal atau berkelanjutan, foto cantik, foto sendiri, dan panorama. Ingin lucu, Anda bisa memotret dengan moda vintage atau kartun.
Hasil rekamannya terbilang tajam dan bening, termasuk pada pemotretan malam hari.
Beberapa catatan untuk ponsel berbanderol Rp 6 juta lebih ini adalah: pertama, baterainya yang cepat habis. Bila dipakai dengan optimal, baterai yang diisi penuh pagi hari harus diisi ulang lagi pada malam hari.
Lalu, pembungkus tubuhnya terbuat plastik yang terkesan ringkih dan agak licin. Catatan lain, kameranya tak dibekali lampu kilat.
(Sumber : www.tempointeraktif.com)
Galaxy S adalah salah satu andalan Samsung di lini produk Android. Bentuknya didesain dengan cantik. Memang, anda pun pasti setuju, ia kelihatan mirip dengan Apple iPhone. Dengan tebal 9,9 milimeter saja, Galaxy S terasa begitu ramping dan ringan.
Galaxy S adalah penerus Galaxy Spica. Tapi layarnya lebih lebar dan memakai teknologi Super AMOLED dengan koleksi 16 juta warna. Alhasil, tampilan layarnya begitu “renyah”, tajam dan bening. Layar ini responsif terhadap sentuhan.
Bagian belakangnya terbuat dari bahan plastik hitam. Di bagian bingkainya dikombinasikan dengan material logam warna abu-abu. Di muka ada tombol sentuh untuk Home, Back, dan Menu. Lalu di sisi kanan dan kiri adalah tombol memanggil dan mengakhiri panggilan.
Galaxy S memiliki konektivitas 2G dan 3G untuk menjangkau jaringan seluler maupun Internet. Koneksi nirkabel lainnya adalah Wi-Fi draft b/g/n dan Bluetooth versi 3.0.
Selaku ponsel pintar berbasis Android, pengguna bisa memanfaatkan toko daring Android Market untuk mengunduh berbagai aplikasi. Namun, Samsung juga menyediakan toko aplikasi sendiri dengan koleksi yang masih terbatas.
Sebagaimana kebanyakan ponsel Android, Samsung membekali Galaxy dengan tujuh layar yang bisa digeser ke kanan atau ke kiri. Sedangkan untuk membuka kunci layar, kotak pesan, dan daftar kontak, bisa dengan menarik layar ke atas.
Selain memakai keyboard Qwerty virtual untuk mengetik, pengguna juga bisa mengetik dengan metode Swype, yaitu menulis huruf yang Anda mau dengan jari di layar. Ini seperti teknologi pengenal tulisan tangan.
Ada fitur Write and Go, untuk mengetik status atau pesan lalu mengirimnya ke berbagai situs jejaring sosial maupun daftar kontak dengan sekali kirim.
Galaxy ini bisa bertindak tak ubahnya kantor bergerak untuk pengguna yang super sibuk dan berada di luar kantor. Soalnya, ada fitur diari mini, My File dan ThinkFree Office untuk aktivitas kantoran. Ia juga memiliki penyunting dokumen Word, Excel, Powerpoint, dan PDF.
Capek dengan kegiatan kantoran, fitur hiburan juga tersedia. Mulai dari radio FM, pemutar musik, pemutar video untuk film atau tautan ke situs jejaring video Youtube. Atau mainkanlah game seperti Aspalt5. Aneka macam permainan bisa diunduh dari Android Market atau toko aplikasi Samsung.
Fitur All Share yang terhubung dengan Wi-Fi memungkinkan pengguna menjalankan berkas dari ponsel ke pemutar lain seperti server atau monitor. Lalu fitur Global Positioning System (GPS) sudah mendukung format A-GPS.
Di dalamnya juga terdapat kompas digital, port untuk TV Out, organizer, kalender, Google Talk, penyunting foto dan video, serta program Picasa yang sudah terintegrasi pula. Demikian juga fitur pemanggil dengan suara dan perekam suara.
Galaxy S memiliki sepasang kamera untuk memotret dan melakukan panggilan video. Kamera utama beresolusi lima megapiksel dan yang kedua VGA.
Kamera utama memiliki beberapa pilihan moda pemotretan, seperti moda gerak, lansekap, potret, malam, pesta, dan di dalam ruangan. Ada pula pilihan foto tunggal atau berkelanjutan, foto cantik, foto sendiri, dan panorama. Ingin lucu, Anda bisa memotret dengan moda vintage atau kartun.
Hasil rekamannya terbilang tajam dan bening, termasuk pada pemotretan malam hari.
Beberapa catatan untuk ponsel berbanderol Rp 6 juta lebih ini adalah: pertama, baterainya yang cepat habis. Bila dipakai dengan optimal, baterai yang diisi penuh pagi hari harus diisi ulang lagi pada malam hari.
Lalu, pembungkus tubuhnya terbuat plastik yang terkesan ringkih dan agak licin. Catatan lain, kameranya tak dibekali lampu kilat.
(Sumber : www.tempointeraktif.com)
Minggu, 10 Oktober 2010
Hati-hati Bila Membeli BlackBerry
Sebagai ikon baru di ranah telekomunikasi seluler, wajar bila setiap orang ingin mempunyai BlackBerry. Penjualan BlackBerry pun semakin meningkat dan harga jualnya cenderung bertahan meski seri terbaru terus bermunculan.
Dalam memburu ponsel merek teranyar ini, para pembeli menempuh banyak cara demi mendapatkan harga termurah. Dan besarnya permintaan terhadap BlackBerry juga memancing para penjual untuk mendatangkan sebanyak mungkin produk yang unggul dalam urusan koneksi internet bergerak ini lewat banyak cara.
Walhasil, saat ini dikenal tiga jenis BlackBerry yang beredar di pasaran. Yaitu BlackBerry Orisinil, BlackBerry illegal alias berasal dari pasar gelap (Black Market?”BM) dan BlackBerry Refurbish.
BlackBerry orisinil adalah produk asli yang diimpor dan dipasarkan di Indonesia secara legal. Produk ini diimpor oleh rekanan resmi BlackBerry dan didistribusikan oleh distributor resmi dan operator seluler yang mendapatkan hak penjualan dari Research In Motion (RIM) selaku manufaktur.
Kebalikan dari BlackBerry BM yang diselundupkan ke tanah air secara ilegal tanpa memenuhi ketentuan perpajakan Indonesia. Versi ketiga yang lebih merugikan pembeli adalah BlackBerry refurbish, yaitu barang bekas yang dipoles agar terlihat sebagai barang baru.
Membeli barang asli tentu jauh lebih baik dari versi BM apalagi refurbish. Selain mendapatkan garansi resmi dan jaminan penuh dari manufaktur, BlackBerry asli memiliki nomor kode IMEI dan PIN yang sudah terdaftar di Indonesia. Beberapa gerai juga melengkapi produk ini dengan asuransi jiwa untuk sistem pembelian kredit. Selain itu, produk asli yang dijual oleh operator seluler biasanya dilengkapi dengan fitur-fitur istimewa yang tidak dibenamkan oleh gerai penjualan lainnya.
Bila Anda lebih senang membeli BlackBerry BM, Anda harus siap tidak mendapatkan jaminan produk dari manufaktur karena garansi yang diberikan hanya garansi toko. BlackBerry BM juga bisa bermasalah saat dioperasikan karena nomor IMEI nya tidak terdaftar di Indonesia. Produk ini biasanya diambil begitu saja dari peredaran pasar luar negeri, sehingga tak jarang ditemukan logo dan setelan milik operator asing.
Satu-satunya keuntungan membeli BlackBerry BM adalah terletak pada harganya yang lebih murah karena produk ini tidak dibebani oleh biaya pajak. Dan bila mendapatkan produk BlackBerry yang lebih murah lagi namun sudah dilengkapi dengan setelan operator lokal, boleh jadi produk tersebut adalah BlackBerry refurbish yang diklaim oleh penjualnya sebagai barang baru.
BlackBerry refurbish kerap kali merugikan pembeli karena fitur-fitur istimewanya tidak bisa digunakan setelah jangka waktu tertentu atau bahkan tidak bisa digunakan sama sekali karena nomor PIN sudah dihapus atau diganti. Dan kalaupun produk tersebut bisa digunakan dengan baik, boleh jadi PIN yang digunakan adalah PIN illegal yang dikloning atau dicuri dari PIN BlackBerry lain yang masih aktif.
Jadi, bila Anda ingin membeli BlackBerry, pilihlah produk asli yang dijual di gerai-gerai resmi. Hindari produk BM, dan berhati-hati terhadap tipuan produk refurbish atau barang second yang dipoles ulang agar terlihat baru.
(Sumber: ketok.com)
Dalam memburu ponsel merek teranyar ini, para pembeli menempuh banyak cara demi mendapatkan harga termurah. Dan besarnya permintaan terhadap BlackBerry juga memancing para penjual untuk mendatangkan sebanyak mungkin produk yang unggul dalam urusan koneksi internet bergerak ini lewat banyak cara.
Walhasil, saat ini dikenal tiga jenis BlackBerry yang beredar di pasaran. Yaitu BlackBerry Orisinil, BlackBerry illegal alias berasal dari pasar gelap (Black Market?”BM) dan BlackBerry Refurbish.
BlackBerry orisinil adalah produk asli yang diimpor dan dipasarkan di Indonesia secara legal. Produk ini diimpor oleh rekanan resmi BlackBerry dan didistribusikan oleh distributor resmi dan operator seluler yang mendapatkan hak penjualan dari Research In Motion (RIM) selaku manufaktur.
Kebalikan dari BlackBerry BM yang diselundupkan ke tanah air secara ilegal tanpa memenuhi ketentuan perpajakan Indonesia. Versi ketiga yang lebih merugikan pembeli adalah BlackBerry refurbish, yaitu barang bekas yang dipoles agar terlihat sebagai barang baru.
Membeli barang asli tentu jauh lebih baik dari versi BM apalagi refurbish. Selain mendapatkan garansi resmi dan jaminan penuh dari manufaktur, BlackBerry asli memiliki nomor kode IMEI dan PIN yang sudah terdaftar di Indonesia. Beberapa gerai juga melengkapi produk ini dengan asuransi jiwa untuk sistem pembelian kredit. Selain itu, produk asli yang dijual oleh operator seluler biasanya dilengkapi dengan fitur-fitur istimewa yang tidak dibenamkan oleh gerai penjualan lainnya.
Bila Anda lebih senang membeli BlackBerry BM, Anda harus siap tidak mendapatkan jaminan produk dari manufaktur karena garansi yang diberikan hanya garansi toko. BlackBerry BM juga bisa bermasalah saat dioperasikan karena nomor IMEI nya tidak terdaftar di Indonesia. Produk ini biasanya diambil begitu saja dari peredaran pasar luar negeri, sehingga tak jarang ditemukan logo dan setelan milik operator asing.
Satu-satunya keuntungan membeli BlackBerry BM adalah terletak pada harganya yang lebih murah karena produk ini tidak dibebani oleh biaya pajak. Dan bila mendapatkan produk BlackBerry yang lebih murah lagi namun sudah dilengkapi dengan setelan operator lokal, boleh jadi produk tersebut adalah BlackBerry refurbish yang diklaim oleh penjualnya sebagai barang baru.
BlackBerry refurbish kerap kali merugikan pembeli karena fitur-fitur istimewanya tidak bisa digunakan setelah jangka waktu tertentu atau bahkan tidak bisa digunakan sama sekali karena nomor PIN sudah dihapus atau diganti. Dan kalaupun produk tersebut bisa digunakan dengan baik, boleh jadi PIN yang digunakan adalah PIN illegal yang dikloning atau dicuri dari PIN BlackBerry lain yang masih aktif.
Jadi, bila Anda ingin membeli BlackBerry, pilihlah produk asli yang dijual di gerai-gerai resmi. Hindari produk BM, dan berhati-hati terhadap tipuan produk refurbish atau barang second yang dipoles ulang agar terlihat baru.
(Sumber: ketok.com)
Langganan:
Komentar (Atom)

